<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Advance Advice</title>
	<link>http://advance-advice.com/blog</link>
	<description>Just about  our life , passion and inspiration</description>
	<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 01:03:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Peran Bank Dunia dalam kenaikan harga BBM di Indonesia</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/06/18/peran-bank-dunia-dalam-kenaikan-harga-bbm-di-indonesia/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/06/18/peran-bank-dunia-dalam-kenaikan-harga-bbm-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 01:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/06/18/peran-bank-dunia-dalam-kenaikan-harga-bbm-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 17/06/2008
Peran Bank Dunia dalam kenaikan harga BBM di Indonesia
Kekecewaan sebagian masyarakat Indonesia terkait dengan kenaikan harga BBM pada akhir Mei lalu belum sepenuhnya mereda. Namun, hal itu tak menyurutkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengusulkan kembali kenaikan harga BBM hingga sesuai dengan harga pasar.
Dalam running text yang ditayangkan sebuah televisi swasta nasional belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa, 17/06/2008</p>
<h2><em><span class="nfakPe">Peran</span> <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> <span class="nfakPe">dalam</span> <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> <span class="nfakPe">di</span> <span class="nfakPe">Indonesia</span></em></h2>
<p>Kekecewaan sebagian masyarakat <span class="nfakPe">Indonesia</span> terkait dengan <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> pada akhir Mei lalu belum sepenuhnya mereda. Namun, hal itu tak menyurutkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengusulkan kembali <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> hingga sesuai dengan <span class="nfakPe">harga</span> pasar.</p>
<p><span class="nfakPe">Dalam</span> running text yang ditayangkan sebuah televisi swasta nasional belum lama ini disebutkan bahwa� Bappenas mengusulkan agar pada 2009 pemerintah dapat menaikan <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> secara bertahap <span class="nfakPe">dalam</span> setiap bulannya hingga sesuai dengan <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> <span class="nfakPe">di</span> pasar <span class="nfakPe">dunia</span>.</p>
<p>Apabila dikaji lebih jauh usulan Bappenas itu sejatinya tidak terkait langsung dengan upaya penghematan energi fosil, tetapi terkait erat dengan upaya mengejar target pemenuhan kominten kebijakan yang harus dibuat pemerintah setelah menerima pinjaman dari <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span>.</p>
<p>Pada 2003 pemerintah menerima pinjaman <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> untuk membiayai proyek Java Bali Power Sector Restructuring and Strengthening. Menurut dokumen <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span>, proyek tersebut bertujuan mendukung pemerintah <span class="nfakPe">Indonesia</span> <span class="nfakPe">dalam</span> usahanya menghilangkan subsidi <span class="nfakPe">BBM</span> secara bertahap (KAU, 2008).</p>
<p>Campur tangan <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> tersebut semakin tampak dari pernyataan Joachim von Amsberg, Kepala Perwakilan <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> untuk <span class="nfakPe">Indonesia</span> pada dua hari setelah <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span>. Menurut dia, <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> sebesar 28,7% cukup kompatibel dengan anggaran pemerintah.</p>
<p><strong>Perparah kemiskinan</strong></p>
<p>Padahal upaya penyesuaian <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> dengan <span class="nfakPe">harga</span> pasar <span class="nfakPe">dunia</span> dipastikan semakin memukul kehidupan rakyat. Betapa tidak? Pada saat pendapatan sebagian masyarakat kita masih tergolong rendah tetapi harus dipaksa membeli <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> sesuai dengan <span class="nfakPe">harga</span> pasar. Untuk mengikuti kemauan <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> itulah, selama berkuasa pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla sudah tiga kali menaikkan <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span>.</p>
<p>Akibatnya, angka kemiskinan <span class="nfakPe">di</span> negeri ini pun bertambah. Sebuah penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan <span class="nfakPe">Indonesia</span> (LIPI) secara jelas menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin pada 2008 ini akan bertambah 4,5 juta orang akibat <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span>. Total orang miskin diperkirakan akan mencapai 41,7 juta jiwa atau 21,92% dari total penduduk, jauh lebih tinggi daripada perkiraan pemerintah sebesar 14,8%-15%.</p>
<p>Hal itu diperkuat dengan kenyataan empiris <span class="nfakPe">di</span> lapangan, tidak lama berselang setelah <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">BBM</span> <span class="nfakPe">harga</span> sayuran <span class="nfakPe">di</span> pasar-pasar tradisional <span class="nfakPe">di</span> Jakarta pun mulai naik. Tomat, yang sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp5.000 per kilogram, sedangkan cabai merah yang semula Rp15.000 per kilogram menjadi Rp18.000 per kilogram mulai merangkak naik.</p>
<p>Bukan hanya <span class="nfakPe">di</span> Jakarta, melainkan juga <span class="nfakPe">di</span> Semarang sebagian nelayan Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai berhenti mencari ikan sejak beberapa hari lalu setelah pemerintah menaikkan <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span>. Mereka tidak mampu menutup biaya operasional melaut yang naik hingga 50%.�</p>
<p>Untuk meredam keresahan masyarakat akibat semakin lemahnya daya beli mereka terhadap kebutuhan sehari-hari tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp100.000 per bulannya. Uang sebesar itu pun dipastikan tidak akan memadai <span class="nfakPe">di</span> tengah naiknya kebutuhan <span class="nfakPe">harga</span> barang-barang akibat <span class="nfakPe">kenaikan</span> <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span>.</p>
<p>Terlepas dari mencukupi atau tidaknya BLT yang disalurkan pemerintah, jika dicermati secara lebih jauh program BLT sejatinya juga mengadopsi paradigma sistem ekonomi-politik neoliberal yang gencar dipromosikan oleh <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span>, ADB, dan IMF <span class="nfakPe">di</span> negeri ini.<br />
Para penganjur sistem neoliberal sadar bahwa penerapan sistem ini akan memukul kelompok miskin. Namun, mereka yakin bahwa dampak buruk penerapan sistem ini akan bersifat sementara. Lama kelamaan masyarakat miskin akan mampu beradaptasi dengan sistem ini. Untuk mengatasai dampak buruk yang menurut mereka bersifat sementara itu, negara harus memberikan bantuan bagi kelompok miskin agar <span class="nfakPe">dalam</span> waktu singkat dapat beradaptasi dengan sistem neoliberal tersebut (Reclaiming Development: An Alternative Economic Policy Manual, 2004).</p>
<p>Sistem neoliberal sendiri diciptakan untuk melucuti <span class="nfakPe">peran</span> negara <span class="nfakPe">dalam</span> mengatur ekonomi. Menurut sistem ini, pengaturan ekonomi seharusnya diserahkan kepada korporasi melalui mekanisme pasar. Sektor energi adalah salah satu pintu masuk bagi upaya meliberalkan sistem ekonomi dan politik <span class="nfakPe">di</span> Tanah Air.</p>
<p>Jika sektor ini sudah diserahkan secara bulat-bulat kepada mekanisme pasar maka sektor lainnya, seperti pangan dan pendidikan akan lebih mudah untuk diserahkan pada mekanisme serupa.</p>
<p>Untuk itulah, pemerintah harus lebih berhati-hati terhadap usulan <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> melalui Bappenas yang menginginkan <span class="nfakPe">harga</span> energi disesuaikan dengan <span class="nfakPe">harga</span> pasar. Dampak sosial <span class="nfakPe">di</span> masyarakat harus diperhitungkan oleh pemerintah sebelum menerima secara bulat-bulat usulan tersebut.</p>
<p>Memang tidak dapat dipungkiri pula bahwa konsumsi <span class="nfakPe">BBM</span> <span class="nfakPe">di</span> negeri ini sangat tinggi sehingga mengharuskan pemerintah untuk merogoh koceknya guna membiayai impor <span class="nfakPe">BBM</span>. Namun, kondisi itu tidak bisa membenarkan munculnya kebijakan menaikkan <span class="nfakPe">harga</span> <span class="nfakPe">BBM</span> hingga sesuai dengan <span class="nfakPe">harga</span> pasar.</p>
<p>Pemerintah masih mampu mengupayakan kebijakan untuk mengerem laju konsumsi <span class="nfakPe">BBM</span> <span class="nfakPe">di</span> <span class="nfakPe">dalam</span> negeri, misalnya pembatasan penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang diimbangi dengan pembangunan infrastruktur transportasi publik.</p>
<p>Namun, tampaknya kebijakan seperti itu justru tidak pernah muncul, pemerintah lebih suka menuruti keinginan <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> seperti yang telah disampaikan oleh Bappenas. Rupanya pujian dari <span class="nfakPe">Bank</span> <span class="nfakPe">Dunia</span> lebih memikat hati para pengambil kebijakan <span class="nfakPe">di</span> negeri ini dibandingkan dengan melihat rakyatnya bersuka ria karena terlepas dari belenggu pemiskinan.</p>
<p>Oleh <strong>Firdaus Cahyadi</strong><br />
Knowledge Sharing Officer for Sustainable Development, OneWorld-<span class="nfakPe">Indonesia</span><br />
<a href="http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/opini/1id63886.html" target="_blank">http://web.bisnis.com/edisi<wbr></wbr>-cetak/edisi-harian/opini<wbr></wbr>/1id63886.html</a></p>
<p>&#8211;<br />
Yuyun Harmono<br />
Koalisi Anti Utang (KAU)/Anti Debt Coalition <span class="nfakPe">Indonesia</span><br />
Jl. Tegal Parang Utara No.14 Jakarta Selatan 12790 <span class="nfakPe">Indonesia</span><br />
Telp. 021-79193363,Fax. 021-7941673,<br />
Hp. 081807867506<br />
website : <a href="http://www.kau.or.id/" target="_blank">www.kau.or.id</a><br />
blog : <a href="http://antiutang.wordpress.com/" target="_blank">antiutang.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/06/18/peran-bank-dunia-dalam-kenaikan-harga-bbm-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Usulan Penyelamatan Joko Suprapto, Penemu Blue Energy</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/05/26/usulan-penyelamatan-joko-suprapto-penemu-blue-energy/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/05/26/usulan-penyelamatan-joko-suprapto-penemu-blue-energy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 08:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/05/26/usulan-penyelamatan-joko-suprapto-penemu-blue-energy/</guid>
		<description><![CDATA[Ada berita tentang terganggunya keselamatan jiwa Joko Suprapto warga Ngadiboyo,  Rejoso, Nganjuk, Jatim, Pemilik Radio Jodhipati FM. berikut petikan beritanya :
&#8212;&#8212;
26/05/2008 12:30 WIB
Misteri Blue Energy
Komnas HAM: Ada Orang Penting di Pemerintahan Ancam Jiwa  Joko
Indra Subagja -  detikcom
Jakarta - Misteri blue energy temuan Joko Suprapto  &#8216;menyeret&#8217; Komnas HAM. Komnas HAM turun tangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada berita tentang terganggunya keselamatan jiwa <font><font>Joko Suprapto warga Ngadiboyo,  Rejoso, Nganjuk, Jatim, Pemilik Radio Jodhipati FM. berikut petikan beritanya :</font></font></p>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p><font face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman"><span>26/05/2008 12:30 WIB</span><br />
<font>Misteri Blue Energy</font><br />
<font>Komnas HAM: Ada Orang Penting di Pemerintahan Ancam Jiwa  Joko</font><br />
</font></font><font><font size="3"><font face="Times New Roman"><strong>Indra Subagja</strong> -  detikcom</font></font></font></font></p>
<p><strong>Jakarta</strong> - Misteri blue energy temuan Joko Suprapto  &#8216;menyeret&#8217; Komnas HAM. Komnas HAM turun tangan untuk melindungi Joko  Suprapto.</p>
<p>&#8220;Ada orang penting di lingkungan pemerintahan yang juga  bermain, mengancam keselamatan jiwanya,&#8221; kata Komisioner Komnas HAM Yoseph Adi  Prasetyo saat berbincang dengan detikcom lewat telepon, Senin  (26/5/2008).</p>
<p>Pria yang akrab disapa Stanley ini mengaku bahwa jiwa Joko  terancam karena ada intimidasi dari pihak tertentu. &#8220;Komnas akan menurunkan tim  untuk pemantauan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Tim dari Komnas ini sudah berhubungan  dengan RI-1 alias Presiden SBY. &#8220;Orang ini (Joko) sudah mendapat perlindungan,  karena seharusnya memang negara melindungi beliau,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu  Komnas akan melakukan langkah-langkah taktis supaya tidak ada hak asasi Joko  Suprapto yang dilanggar. &#8220;Temuannya bisa mengancam dunia usaha internasional,  keselamatan jiwanya bisa terancam. Dan kita akan segera publikasi sesegera  mungkin,&#8221; tandas Stanley yang mengaku dihubungi kerabat Joko sejak 3 minggu lalu  untuk minta perlindungan ini.</p>
<p>Joko Suprapto adalah warga Ngadiboyo,  Rejoso, Nganjuk, Jatim. Pemilik Radio Jodhipati FM ini dikenal sebagai pecinta  wayang yang sering nanggap wayang di rumahnya. Joko selama ini diberitakan  sebagai sarjana teknik elektro UGM.<strong> ( ndr / nrl ) </strong></p>
<p><strong>Sumber : Detik</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Ide saya, untuk menyelamatkan jiwa si Joko ini adalah, membuka kode rahasia pembuatan Blue Energy - nya, ke publik atau khalayak umum. Memang kehilangan duit besar, namun aman karena nyawanya selamat. Caranya adalah dengan menyebarkan ke milis-milis dan Blog-blog secara luas, sehingga tiap orangpun mampu membuatnya. Memang hal ini akan membuat banyak sekali pihak kalang kabut, terutama penjual Energi a.k.a Spekulan Ekonomi. Dengan hal ini maka Joko, sekaligus rakyat akan bisa diselamatkan dari keterpurukan akibat minimnya Energi.</p>
<p>Apakah ini hanya harapan atau mimpi di siang bolong?</p>
<p>Republik Mimpi saja sekarang hilang entah kemana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/05/26/usulan-penyelamatan-joko-suprapto-penemu-blue-energy/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Tim Robot Polines dalam KRI-KRCI Regional III di Yogyakarta</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/05/20/hasil-tim-robot-polines-dalam-kri-krci-regional-iii-di-yogyakarta/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/05/20/hasil-tim-robot-polines-dalam-kri-krci-regional-iii-di-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 03:48:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/05/20/hasil-tim-robot-polines-dalam-kri-krci-regional-iii-di-yogyakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Meski telah mengerahkan daya-upaya dan usaha secara maksimal, Tim Robot KRI dan KRI Polines membawa pulang hasil yang kurang menggembirakan, meski juga masih ada harapan.
TIM KRI :
14 peserta dibagi dalam 4 group. Dalam satu group dengan sistem 1/2 kompetisi diambil 2 terbaik untuk lolos ke 8-besar. Polines tergabung dalam B bersama STTNas dan Atmajaya Jogja.
- Putaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meski telah mengerahkan daya-upaya dan usaha secara maksimal, Tim Robot KRI dan KRI Polines membawa pulang<strong> hasil yang kurang menggembirakan, meski juga masih ada harapan</strong>.</p>
<p>TIM KRI :</p>
<p>14 peserta dibagi dalam 4 group. Dalam satu group dengan sistem 1/2 kompetisi diambil 2 terbaik untuk lolos ke 8-besar. Polines tergabung dalam B bersama STTNas dan Atmajaya Jogja.</p>
<p>- Putaran pertama bertemu STTNAS. Robot Otomatis Polines berhasil mengangkat 1 butter (1 x 6 poin) dan robot manual berhasil memasukkan pot+cheese 2 (2 x 3 poin). Manual melakukan kesalahan sekali (1 x (-3) poin). <strong>Robot otomatis lawan tidak bekerja sama sekali</strong>, namun robot manual bekerja sangat bagus sehingga mampu memasukkan 5 buah pot+cheese (5 x 3 poin) dan 1 pot (1 x 1 poin). Hasil akhir polines 9 - STTNAS 16.</p>
<p>- Putaran kedua vs ATMAJAYA. Secara poin, Hasil di pertandingan ini lebih buruk dari yang pertama. Robot manual berhasil memasukkan 2 pot+cheese (2 x 3 poin), sedang otomatis gagal karena kunci penjepit terlanjur lepas sebelum sampai tujuan. Tim juga 1 kali kena penalti (1 x (-3) poin). Sehingga poin akhir hanya 3. Namun beruntung semua robot lawan ngadat, sehingga Polines menang 3-0.</p>
<p>Dengan hasil ini maka Polines lolos 8 besar sebagai runner-up group bertemu tim UGM. Tim UGM adalah tim terbaik selama babak peyisihan dengan <strong>rata-rata poin diatas 30</strong>.</p>
<p>Menghadapi kondisi ini, Tim Polines tidak lantas menyerah. Waktu yang ada (satu malam setengah hari) dimanfaatkan untuk mengatur strategi dan memaksimalkan performance robot.</p>
<p>Untuk hal ini saya salut dengan Tim KRI Polines dengan tim inti: Dimas Herjuno dan Akhmad Rizki dari Jur. elekttro dan Vick Aron. dari Tek. Mesin plus 10 kru gabungan elektro dan mesin yang dengan semangat terus berusaha tanpa kenal waktu meski akan melawan tim besar. Strategi yang disiapkan adalah memastikan robot otomatis sukses mengangkat satu butter  dan menyiapkan satu robot otomatis lain untuk mem-blok manual lawan, sambil berdoa robot otomatis lawan gagal (meski dari 3 penampilan sebelumnya, robot otomatis UGM selalu sukses meraup poin maksimal).</p>
<p>Saat lomba, skenario yang diharapkan hampir seluruhnya terjadi: otomatis mampu mengambil 1 butter dan sukses mem-blok satu kotak pot lawan. Manual juga perform seperti sebelumnya mampu meraup 6 poin. sayang kita kena satu penalti (-3 poin). Di lain pihak, harapan agar robot otomatis lawan gagal juga terjadi. Akhirnya Lawan hanya bertumpu pada robot manual. Namun performance manual lawan memang luar biasa. Meski satu kotak sudah mampu diblok, mereka masih mampu menempatkan 5 pot ke kotak yang satunya. <strong>Sehingga skor akhir 6 - 15 untuk UGM. (ini adalah poin terendah yang  didapat UGM selama lomba). Polines gagal masuk 4 besar, UGM melaju hingga akhirnya juara.</strong></p>
<p>Namun begitu kita masih punya harapan untuk tetap lolos ke Putaran Final tingkat nasional, ada 24 tim yang akan diundang berpartisipasi. 12 tim diambil dari juara 1,2, dan 3 masing-masing regional (I-IV). Sedang 12 sisanya diambil tim yang menunjukkan performance baik meski gagal masuk 3 besar. Melihat performance Tim Polines, yang hampir selalu sukses menjalankan robot otomatis (dibanding tim lain yang hanya mengandalkan manual), kita boleh agak optimis. Didukung juga fakta bahwa dari <strong>4 tim yang tersingkir di 8 besar, Polines memiliki poin tertinggi.</strong> keputusan akhir lolos tidaknya Polines ke Jakarta, menunggu hasil rapat tim Juri nasional pada 27 Mei 2008<strong>.</strong></p>
<p><strong>Untuk tim KRCI, kita belum bisa berprestasi lebih jauh,</strong> karena kayaknya perlu jam  terbang yang lebih tinggi, <strong>utamanya kemampuan dalam menghasilkan robot yang reliable (tahun perubahan lingkungan).</strong> Ketika trial di lapangan buatan sendiri, yang sudah didesain semirip mungkin dg aslinya, Robot Polines mampu bekerja sesuai harapan. Namun ketika dijalankan dilapangan aslinya (dimana disana banyak lighting dan suara yang bising), robot KCI Polines tidak bekerja sbagaimana mestinya.</p>
<p>Demikian informasi kami, <strong>atas nama tim, saya menyampaikan permohonan maaf bila tidak memenuhi harapan keluarga besar polines, dan saya selaku pembimbing bertanggung jawab atas semua itu. </strong></p>
<p><strong>Sekali lagi, penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para mahasiswa anggota tim robot Polines, atas kerja kerasnya selama berminggu-minggu disela padatnya tugas perkuliahan yang mereka jalani.</strong></p>
<p>Terimakasih,</p>
<p>Salam</p>
<p><strong><span class="nfakPe">Amin</span> <span class="nfakPe">Suharjono</span></strong></p>
<p>Salah satu Pembimbing</p>
<p>Tim Robot Polines</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/05/20/hasil-tim-robot-polines-dalam-kri-krci-regional-iii-di-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menerima Jelantah Untuk Diolah Jadi Biodiesel</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/05/14/menerima-jelantah-untuk-diolah-jadi-biodiesel/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/05/14/menerima-jelantah-untuk-diolah-jadi-biodiesel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 07:20:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/05/14/menerima-jelantah-untuk-diolah-jadi-biodiesel/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
Ternyata limbah jelantah bisa diolah jadi biodiesel, nah ini merupakan ide yang bagus. Daripada dijual ke masyarakat sehingga membahayakan kesehatan, lebih baik dilah menjadi biodiesel. Berikut ini merupakan pengepul Biodiesel :
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
Dear Netters,

Sebentar lagi harga BBM akan naik dan terus akan naik sejalan dengan semakin sulitnya mendapatkan minyak bumi. BBM juga akan semakin sulit didapat seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">&nbsp;</p>
<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">&nbsp;</p>
<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">&nbsp;</p>
<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">&nbsp;</p>
<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">&nbsp;</p>
<p style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt">Ternyata limbah jelantah bisa diolah jadi biodiesel, nah ini merupakan ide yang bagus. Daripada dijual ke masyarakat sehingga membahayakan kesehatan, lebih baik dilah menjadi biodiesel. Berikut ini merupakan pengepul Biodiesel :</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><font size="2">Dear Netters,<br />
</font></p>
<p><font size="2">Sebentar lagi harga BBM akan naik dan terus akan naik sejalan dengan semakin sulitnya mendapatkan minyak bumi. BBM juga akan semakin sulit didapat seperti terlihat pada antrian-antrian kendaraan di seluruh <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Indonesia</span>. Salah satu alternatif terbaik untuk mendapatkan BBM diesel agar industri tetap jalan adalah menggunakan biodiesel dari jelantah.</font></p>
<p><font size="2">Jelantah adalah minyak goreng yang sudah 2 x digunakan untuk menggoreng dan sudah dikatagorikan sebagai limbah. Limbah jelantah ini dapat menyebabkan kangker apabila digunakan kembali untuk menggoreng walaupun telah disaring dan dijernihkan kembali. Jelantah akan mengotori selokan apabila dibuang di parit-parit perumahan.</font></p>
<p><font size="2">Biodiesel adalah bahan bakar yang terbarukan dan ramah lingkungan serta menghasilkan aroma harum dari asap kendaraan yang menggunakannya.</font><font size="2"> Bagi teman-teman industri yang membutuhkan biodiesel dapat menghubungi Pak Hasim Hanafie di +62 816112 6264. Beliau memiliki mesin pembuat Biodiesel dari Jelantah yang membeli Jelantah dan menjual Biodieselnya untuk Industri. Biodiesel yang dihasilkan telah digunakan untuk kendaraan bus Transpakuan Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span>.</font></p>
<p><font size="2">Beliau juga bersedia membeli jelantah (minyak goreng bekas) dalam jumlah tidak terbatas untuk dikonversikan menjadi Biodiesel. </font><font size="2">Bagi Hotel dan Restaurant yang bersedia menjual jelantahnya sambil ikut berpartisipasi menyelamatkan planet bumi, silahkan menguhubungi Pak Hasim Hanafie di <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">+62 <span>8161126264</span></span></font></p>
<p><font size="2">Ini ada artikel dari Pikiran Rakyat yang mungkin bermanfaat untuk sekedar bacaan</font></p>
<p><font size="2">==============================<wbr></wbr>==========</font></p>
<p><font size="2">Berita dari <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Koran</span> : Pikiran Rakyat</font></p>
<p><font size="2">Jelantah, Bahan Bakar Transpakuan<em> </em></font></p>
<p>BOGOR - Terobosan terbaru dilakukan Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span> yaitu dengan memanfaatkan minyak goreng bekas atau sering disebut minyak jelantah, untuk dijadikan bahan bakar alternatif bus Transpakuan. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span> menunjuk dua pengelola koperasi pasar di Pasar Sukasari dan Pasar Padasuka untuk mengumpulkan minyak jelantah dari 120 pemilik restoran dan pedagang makanan di Kota Bogor. Asda Bidang Sosial Ekonomi Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span>, Indra M. Rusli mengatakan, minyak jelantah adalah limbah yang membahayakan karena mengandung zat karsinogenik yang bisa menyebabkan penyakit jantung. &#8220;Pemakaian minyak goreng paling banyak untuk tiga kali menggoreng, setelah itu tidak sehat lagi. Karena, sudah mengandung zat karsinogeik. Namun, ternyata hasil penelitian zat karsinogenik ini bisa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan,&#8221; kata Indra. Dengan pertimbangan seperti itu, Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span> melihat minyak jelantah ini bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif bus Transpakuan yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Jasa Transportasi. Minyak jelantah tersebut akan diolah menggunakan mesin, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span> tertarik ingin memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif setelah melihat pemanfaatannya di Kota <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kyoto</span>,  Jepang. &#8220;Saat ini ada sekitar 120 bus bermesin diesel di <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Kyoto</span> yang bahan bakarnya 20 persen menggunakan minyak jelantah dan 80 persen menggunakan solar,&#8221; kata Indra. Kepala Koperasi Pasar <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span>, Rizal Utami, yang mengelola kebersihan di tiga pasar tersebut mengatakan, jelantah yang sudah tidak terpakai oleh restoran dan pedagang makanan dikumpulkan menggunakan jerigen yang disediakan Pemkot <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc">Bogor</span>. &#8220;Jerigen-jerigen itu dititipkan di restoran dan pedagang makanan oleh petugas dari Koppas. Setiap tiga hari, jerigen itu akan diamb<em>il dan diberikan jerigen baru,&#8221; kata Rizal Utami. </em>(A-104)***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/05/14/menerima-jelantah-untuk-diolah-jadi-biodiesel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah-langkah pembuatan Ethanol</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/05/12/langkah-langkah-pembuatan-ethanol/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/05/12/langkah-langkah-pembuatan-ethanol/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 22:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/05/12/langkah-langkah-pembuatan-ethanol/</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa pertanyaan ke blog saya mengenai pembuatan ethanol. Kebetulan ada bacaan dari Kompas mengenai pemrosesan Ethanol dari ubi, dimana hasil output maksimumnya adalah ethanol 96 persen, dan dapat digunakan untuk campuran premium 5 sampai 10 persen. Berikut ini adalah cara pembuatan ethanol dari ubi:&#8212;&#8211;
Erliana Ginting dan Titik Sundari dari Pascapanen dan Pemuliaan Balai Penelitian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa pertanyaan ke blog saya mengenai pembuatan ethanol. Kebetulan ada bacaan dari Kompas mengenai pemrosesan Ethanol dari ubi, dimana hasil output maksimumnya adalah ethanol 96 persen, dan dapat digunakan untuk campuran premium 5 sampai 10 persen. Berikut ini adalah cara pembuatan ethanol dari ubi:&#8212;&#8211;<span style="font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 16px" class="Apple-style-span">
<p style="margin-top: 0px; line-height: 20px">Erliana Ginting dan Titik Sundari dari Pascapanen dan Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi) Malang Departemen Pertanian mengungkapkan proses pembuatannya. Caranya, ubi kayu atau singkong yang segar dikupas kulitnya, dicuci lalu diparut. Selanjutnya dilikuifikasi atau ditambahkan enzim amilase dan dipanaskan hingga suhu 90 derajat celsiun selama 30 menit sambil terus diaduk.</p>
<p style="margin-top: 0px; line-height: 20px">Selanjutnya bubur ubi itu didinginkan, dan tambahkan enzim glukoamilase (atau istilah lain disakarifikasi) dan dipanaskan lagi hingga suhu 60 derajat Celsius selama 2 jam. Selanjutnya pada suhu 32 derajat Celsius, ditambahkan ragi. Kemudian difermentasi pada suhu kamar selama 72 jam. Langkah selanjutnya penyulingan, dengan pemanasan minimum 80 derajat celsius. Jadilah etanol dengan kadar 96 persen.</p>
<p></span><span style="font-family: arial; font-size: 12px" class="Apple-style-span">Agar kadar etanol bisa naik sampai 99,5 persen dan bisa digunakan untuk substitusi premium, perlu didehidrasi dengan teknologi <em>molecular sieve</em></span><span style="font-family: arial; font-size: 12px" class="Apple-style-span"><span style="font-family: 'Lucida Grande'; line-height: normal; white-space: pre" class="Apple-style-span">http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.29.13132842&amp;channel=1&amp;mn=53&amp;idx=56</span>.</span> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/05/12/langkah-langkah-pembuatan-ethanol/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PARA PEMASOK UNILEVER MEMBAKARKALIMANTAN DEMI MINYAK KELAPA SAWIT; GREENPEACE MENUNTUT MORATORIUM KONVERSIHUTAN</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/04/24/para-pemasok-unilever-membakarkalimantan-demi-minyak-kelapa-sawit-greenpeace-menuntut-moratorium-konversihutan/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/04/24/para-pemasok-unilever-membakarkalimantan-demi-minyak-kelapa-sawit-greenpeace-menuntut-moratorium-konversihutan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 03:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/04/24/para-pemasok-unilever-membakarkalimantan-demi-minyak-kelapa-sawit-greenpeace-menuntut-moratorium-konversihutan/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta/Singapore, 21 April 2008 – Unilever, nama dibalik berbagai merek besar dunia,termasuk sabun Dove, menyumbang perusakan hutan serta lahan gambut Indonesia,ekosistem terakhir di muka bumi yang merupakan cadangan karbon yang besar sertamerupakan habitat orangutan serta satwa langka lainnya, menurut organisasilingkungan hidup Greenpeace.
Dalam laporan yang bernada keras, bertajuk “MembakarKalimantan”, Greenpeace membeberkan laporan baru yang menunjukkan titik-titikdimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta/Singapore, 21 April 2008 – Unilever, nama dibalik berbagai merek besar dunia,termasuk sabun Dove, menyumbang perusakan hutan serta lahan gambut Indonesia,ekosistem terakhir di muka bumi yang merupakan cadangan karbon yang besar sertamerupakan habitat orangutan serta satwa langka lainnya, menurut organisasilingkungan hidup Greenpeace.</p>
<p>Dalam laporan yang bernada keras, bertajuk “MembakarKalimantan”, Greenpeace membeberkan laporan baru yang menunjukkan titik-titikdimana para pemasok Unilever menghancurkan hutan gambut dan habitat orangutandemi menanam kelapa sawit, salah satu bahan penting dalam pembuatan merek sabunterkenal Unilever.</p>
<p>“Sungguhketerlaluan apabila hutan hujan kita terus dirusak demi produksi minyak kelapasawit.<br />
Kamitelah berkali-kali menyerukan pemerintah Indonesia untuk menyatakan moratoriumguna menyelamatkan hutan dan lahan gambut tersisa dari penghancuran hanya demisabun dan shampo,” kata Hapsoro, juru kampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara,“Kini Greenpeace menyerukan para industri pengguna utama minyak kelapa sawitberhenti membeli dari perusahaan-perusahaan yang merusak hutan dan lahangambut,” ujar Hapsoro.</p>
<p>Kerusakan hutan Indonesia terjadi lebih pesatdibandingkan negara pemilik hutan lainnya di dunia. Hal ini menjadikanIndonesia penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di muka bumi (1).</p>
<p>Lahan gambut yang dalam di kawasan ini ketika dikeringkandan kemudian dibakar dalam proses mempersiapkan lahan baru untuk perkebunankelapa sawit menghasilkan karbon dioksida dalam jumlah yang besar. Kawasanlahan gambut ini bertanggung jawab atas 4% dari jumlah emisi gas rumah kacadunia (2).</p>
<p>Laporan ini juga menjelaskan bagaimana pertumbuhansektor kelapa sawit memberikan dampak buruk terhadap keanekaragaman hayati.Jumlah populasi orangutan merosot drastis dan terancam kepunahan(3). Denganmemetakan kawasan yang dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan kunci yangmenjadi pemasok perusahaan Unilever, laporan ini menjelaskan bagaimanaperusahaan dengan hubungan langsung dengan Unilever saat ini membabat habitatorangutan yang tersisa. Laporan ini juga mencakup riset lapangan yang dilakukanoleh Greenpeace di bulan-bulan awal tahun 2008.</p>
<p>“Kami tercengang saat mengetahui bagaimana Unilever,yang merupakan salah satu pengguna minyak kelapa sawit terbesar di dunia danmerupakan pemrakarsa utama Roundtable of<br />
Sustainable Palm Oil (RSPO), suatu organisasi industri yang dibentuk untukmemastikan produksi minyak kelapa sawit yang ramah lingkungan, ternyata tidakmelakukan apapun untuk mengehentikan para pemasok merusak hutan serta lahangambut,” ujar Sue Connor dari Greenpeace Internasional di Jakarta, “Kecuali Unilevermembersihkan segenap operasinya orangutan akan punah lebih cepat, kitakehilangan kesempatan bertindak mencegah bencana iklim.”</p>
<p>- Greenpeace menyerukan Unilever agar secara terbukamendeklarasikan penghentikan perluasan lahan kelapa sawit pada kawasan hutandan lahan gambut serta berhenti berbisnis dengan pemasok yang terus merusakhutan hujan.</p>
<p>- Greenpeace menyerukan pemerintah Indonesia untuksegera mendeklarasikan moratorium konversi lahan gambut dan hutan dengankriteria minimum sebagai berikut:<br />
1. Tidak ada perkebunan baru dalam kawasan hutan yangsudah dipetakan<br />
2. Tidak ada perkebunan baru yang dibuka dengan caramerusak lahan gambut<br />
3. Tidak ada perkebunan atau perluasan arealperkebunan pasca-November 2005 yang dihasilkan dari deforestasi atau merusakkawasan dengan nilai konservasi tinggi (High Conservation Value Forest, HCVF).<br />
4. Tidak ada perkebunan atau perluasan arealperkebunan pada kawasan masyarakat adat atau kelompok masyarakat yangmenggantungkan hidup mereka pada hutan tanpa persetujuan mereka yang diambiltanpa tekanan (free prior informed consent, FPIC).<br />
5. Menginformasikan secara terbuka rantai lacakpasokan serta sistem segregasi yang dapat menandai dan mengecualikan minyakkelapa sawit dari kelompok yang gagal memenuhi kriteria di atas.</p>
<p>Greenpeace  adalah organisasi kampanye yang independen,yang menggunakan konfrontasi kreatif dan tanpa kekerasan untuk mengungkapmasalah lingkungan hidup, dan mendorong solusi yang diperlukan untuk masa depanyang hijau dan damai.</p>
<p>Foto danVideo :</p>
<p>1.     Tersedia foto dan video kerusakan hutan sertaorangutan di lahan perkebunan kelapa sawit.<br />
2.     tersedia video orangutan yang terluka di perkebunankelapa sawit.</p>
<p>Catatan bagipara editor:</p>
<p>Menurut Pusat Perlindungan Orang-Utan (Centre forOrangutan Protection), setidaknya 1.500 orangutan mati di tahun 2006 akibatserangan yang disengaja oleh pekerja perkebunan. (4)</p>
<p>Sejak tahun 1900, jumlah orangutan Sumateradiperkirakan turun 91%, dengan angka terbesar di akhir abad ke-20.</p>
<p>Sejak tahun 1990, 28 juta hektar hutan Indonesia –dengan ukuran sama dengan Ekuador – telah dihancurkan, sebagian besar akibatpembukaan lahan perkebunan kelapa sawit. Permintaan akan minyak kelapa sawitdiperkirakan akan meningkat berlipat ganda; dua kali lipat pada tahun 2030 dantiga kali pada tahun 2050 dibandingkan dengan tahun 2000.</p>
<p>Hapsoro, Juru Kampe Hutan Greenpeace Asia Tenggara,+62 813 7848 9700<br />
Sue<br />
Connor, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Internasional +62 813 1594 3404 / +64 21<br />
2299 594</p>
<p>Adhityani Arga, Juru Kampanye Media Greenpeace AsiaTenggara +62 813 980 999 77</p>
<p>Tim Birch, Juru Kampanye Hutan GreenpeaceInternasional, + 00 44 7801 212 960<br />
Vicky Wyatt, pusat informasi pers GreenpeaceInternasional, +00 44 7801 212 970<br />
John Novis, desk foto Greenpeace Internasional, + 0044 7865 8230<br />
Michael Nagasaki, desk video Greenpeace Internasional,+ 00 31 646 162 015</p>
<p>CATATAN KAKI</p>
<p>(1)  WetlandsInternational, Peatland degradation fuels climate change, November 2006</p>
<p>(2)Cooking the Climate, Greenpeace Report , November2007</p>
<p>(3)The Last Stand of the Orangutan; State ofEmergency: Illegal Logging, Fire and Palm Oil in Indonesia’s National Parks,UNEP, Feb 2007</p>
<p>(4) AFP (2007) ‘Activists: Palm oil workers killingendangered Orang-Utans.</p>
<p>Arie Rostika Utami<br />
Assistant Media Campaigner<br />
Greenpeace Southeast Asia</p>
<p><a href="http://www.greenpeace.or.id/" target="_blank">www.greenpeace.or.id</a></p>
<p><a href="mailto:arie.utami@greenpeace.org">arie.utami@greenpeace.org</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/04/24/para-pemasok-unilever-membakarkalimantan-demi-minyak-kelapa-sawit-greenpeace-menuntut-moratorium-konversihutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Delapan Jam Menyelamatkan Nyawa Bayi</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/04/05/delapan-jam-menyelamatkan-nyawa-bayi/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/04/05/delapan-jam-menyelamatkan-nyawa-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 09:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/04/05/delapan-jam-menyelamatkan-nyawa-bayi/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 05 April 2008
Delapan Jam  Menyelamatkan Nyawa Bayi
Anak berusia 10 bulan itu dibawa berjalan selama 7  jam lebih demi mendapatkan perawatan dokter. Kedua orang tua angkatnya berjalan  dari Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soebandi,  Jember. Jarak dari desanya ke rumah sakit itu 18 kilometer.
Gurat wajah Rita&#8211;nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Sabtu, 05 April 2008</p>
<p>Delapan Jam  Menyelamatkan Nyawa Bayi</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Anak berusia 10 bulan itu dibawa berjalan selama 7  jam lebih demi mendapatkan perawatan dokter. Kedua orang tua angkatnya berjalan  dari Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soebandi,  Jember. Jarak dari desanya ke rumah sakit itu 18 kilometer.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Gurat wajah Rita&#8211;nama anak itu&#8211;masih menyisakan  rasa sakit. Kelopak matanya lesu dan kuyu.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Jarum dan slang infus masih menempel di punggung  tangan kirinya. Di sebelahnya, Ny Mariyah, 36 tahun, terlihat sabar menungguinya  kemarin pagi. &#8220;Alhamdulillah, samangken kole&#8217; en ampon cellep. Tak mencret. Bisa  ngeddha tedhung (Alhamdulillah, sekarang kulitnya sudah tidak panas. Tidak  mencret. Bisa tidur nyenyak),&#8221; ujarnya kemarin.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sudah sejak 10 hari lalu Rita terserang panas. Di  tubuhnya juga mulai muncul bercak merah. &#8220;Makin lama makin parah,&#8221; kata buruh  tani lepas itu.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Rita adalah kemenakan Mariyah. Ibunya, Sumiyati,  dan bapaknya, Rohim, sejak Agustus 2007 mencoba mengadu peruntungan menjadi TKI  ilegal di Malaysia.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Kondisi ekonomi keluarga Mariyah memang serba  kekurangan. Mariyah tak bisa memenuhi gizi yang dibutuhkan bayi seusia  Rita.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sebagai pengganti air susu ibu, Mariyah memberi  Rita susu bayi formula. Agar bisa membeli susu, tak jarang Mariyah harus  menukarkan beras atau jagung.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Ketika kondisi Rita mulai parah, Kamis lalu Mariyah  dan suaminya membawa Rita ke seorang bidan di kompleks perumahan di Desa Arjasa,  Kecamatan Arjasa, yang terletak sekitar 15 kilometer di selatan dusun mereka.  Dengan bekal uang hanya Rp 8.000, keduanya menggendong Rita menuju rumah bidan  itu.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dengan berjalan kaki, kedua orang itu menapaki  jalanan gelap. Di sepanjang jalan, tangis Rita membahana. Setiba di rumah bidan,  sang bidan menyarankan agar dibawa ke puskesmas. Sang bidan memberinya uang Rp  10 ribu.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Di puskesmas dibilang kondisi Rita sudah parah.  Mantri yang bertugas menyarankan agar Rita dibawa ke RSUD Soebandi,  Jember.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Setiba di rumah sakit, Rita divonis kena gizi  buruk. &#8220;Kondisinya parah,&#8221; kata dokter Ramzi Syamlan.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Rita hanyalah salah satu kondisi bayi yang  memprihatinkan. Masih banyak lagi kondisi bayi yang seperti ini. MAHBUB  DJ</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sumber : Tempo,</font></p>
<p>http://ghozan.blogsome.com/2008/04/05/duka-untuk-negeriku/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/04/05/delapan-jam-menyelamatkan-nyawa-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan UU ITE</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/04/01/kekurangan-uu-ite/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/04/01/kekurangan-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 09:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/04/01/kekurangan-uu-ite/</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata setelah diamati, kita bisa melihat kekurangan (kurang sempurna)  dalam UU ITE,  sehingga masih dimungkinkan menghukum orang yang tidak bersalah. Contohnya tentang SPAM dari suatu worm atau virus. Sesorang mungkin tidak sengaja terkena virus atau SPAM sehingga komputernya menjadi Vektor penularan virus / worm atau bahkan menjadi spammer. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata setelah diamati, kita bisa melihat kekurangan (kurang sempurna)  dalam UU ITE,  sehingga masih dimungkinkan menghukum orang yang tidak bersalah. Contohnya tentang SPAM dari suatu worm atau virus. Sesorang mungkin tidak sengaja terkena virus atau SPAM sehingga komputernya menjadi Vektor penularan virus / worm atau bahkan menjadi spammer. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya bisa terjerat UU ITE karena menyebarkan berita bohong atau tidak menyenangkan, bahkan link-link porno. Bahkan blog-blog pun sering diserang oleh suatu program dari dunia maya, sehingga berubah mempublish konten2 yang ilegal. Worm pekerja ini bisa juga bekerja sebagai Zombie, yang suatu saat bisa di gerakkan untuk menyerang suatu &#8220;titik&#8221;. Sesorang sangat mungkin untuk tidak menyadari bahwa di komputernya telah tertanam Zombie. Berikut ini adalah ulasan Kang Onno W Purbo, seorang pakar Internet.</p>
<p><strong>JAKARTA</strong> - Adanya poin Perbuatan Yang Dilarang pada beberapa  pasal di RUU ITE cukup memberikan perhatian tersendiri. Pasalnya, pada poin  tersebut pemerintah menggunakan kalimat &#8216;Setiap Orang&#8230;&#8221; Padahal perbuatan yang  dilarang di Internet sebagian besar melibatkan mesin atau  program.</p>
<p>Menurut Pakar Internet Onno W Purbo, kepada  <strong>Okezone</strong>, Senin (31/3/2008), masalah yang akan banyak  memusingkan pengguna Internet adalah Bab VII Perbuatan yang di larang pasal  27-37 karena semua pasal ini menggunakan kalimat &#8216;Setiap Orang&#8217;. Padahal  perbuatan yang dilarang, seperti, spam, penipuan, cracking, virus, penipuan dan  flooding sebagian besar akan dilakukan oleh mesin atau program bukan langsung  oleh manusia.</p>
<p>&#8220;Jika komputer seseorang terinfeksi oleh virus yang  kemudian mengirimkan surat atau e-mail dengan menggunakan e-mail orang yang  terinfeksi dan menyebarkan virus atau trojan, berita bohong atau tidak baik, ke  ratusan pengguna lain. Apakah orang ini bersalah?&#8221; jelas Pakar Internet yang  juga penggiat VoIP Rakyat ini mencontohkan sebuah kasus.</p>
<p>&#8220;Lebih sial  lagi, sumber spam, flood dan penipuan lebih sering (terutama) berasal dari  Afrika, kadang-kadang dari Eropa, Rusia dan Amerika. Apakah UU ITE dapat  menangkap pelaku hal demikian?&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kang Onno melihat secara  sepintas bahwa tampaknya Virus atau Trojan maupun pembuatnya cukup aman  berkiprah di Indonesia karena pasal 27-37 hanya akan menangkap ?Orang Yang  Menyebar Virus? dan bukan pembuat virus ataupun virusnya.</p>
<p>&#8220;Lagipula  tindakan membuat virus tentunya beda dengan menggunakan atau menyebarkan virus.  Sama halnya, membuat pisau tentunya tidak sama dengan menggunakan pisau untuk  membunuh. Semoga saya salah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Namun demikian, Kang Onno  berharap UU ITE dapat memperkecil gerak rekan-rekan cracker yang melakukan  pengerusakan dan carder yang mencuri melalui Internet. Tapi di sisi lain, Kang  Onno juga berharap UU ini masih memberikan keleluasaan para hacker untuk  melakukan penelitian dan berkiprah di bidang IT nasional.</p>
<p>&#8220;Bangsa ini  akan membutuhkan banyak hacker karena para hacker ini yang akan menjadi salah  satu tulang punggung pertahanan Indonesia di dunia cyber,&#8221; tandas Kang Onno.  <strong>(srn)</strong></p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/31/55/96136/onno-spam-dibuat-oleh-mesin-bukan-manusia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/04/01/kekurangan-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Start Career in Fashion Related Fields</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/03/28/start-career-in-fashion-related-fields/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/03/28/start-career-in-fashion-related-fields/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 01:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/03/28/start-career-in-fashion-related-fields/</guid>
		<description><![CDATA[If you are a person who searches for bachelor degree in fashion, you may consider joining program in fashion schools in California or fashion schools in Los Angeles. I think school is the best way to prepare you jumps into your fashion career. You can choose to specialize or to integrate design and marketing fields, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">If you are a person who searches for bachelor degree in fashion, you may consider joining program in <a href="http://www.fashion-school-finder.com/California-Fashion-Schools.htm">fashion schools in California</a> or <a href="http://www.fashion-school-finder.com/California-Fashion-Schools.htm">fashion schools in Los Angeles</a>. I think school is the best way to prepare you jumps into your fashion career. You can choose to specialize or to integrate design and marketing fields, coupling the advertising, marketing, and retail know-how of the marketer with the creativity and artistic talents of the designer when you start your education at <a href="http://www.fashion-school-finder.com/California-Fashion-Schools.htm">fashion Schools in California</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/03/28/start-career-in-fashion-related-fields/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ratusan Universitas Bersaing dalam Kontes Robot</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/03/27/ratusan-universitas-bersaing-dalam-kontes-robot/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/03/27/ratusan-universitas-bersaing-dalam-kontes-robot/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 03:31:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/03/27/ratusan-universitas-bersaing-dalam-kontes-robot/</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya (ANTARA News) -  Sedikitnya 107 universitas negeri maupun swasta di Indonesia telah mengajukan  proposal untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas  Indonesia (KRCI) yang digelar Mei-Juni 2008.
&#8220;Seleksi proposal akan  ditentukan setelah 107 universitas dan 10 perusahaan IT mengirimkan laporan  kemajuan robot rancangannya pada 14 April,&#8221; kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Surabaya (ANTARA News) -  Sedikitnya 107 universitas negeri maupun swasta di Indonesia telah mengajukan  proposal untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas  Indonesia (KRCI) yang digelar Mei-Juni 2008.</p>
<p>&#8220;Seleksi proposal akan  ditentukan setelah 107 universitas dan 10 perusahaan IT mengirimkan laporan  kemajuan robot rancangannya pada 14 April,&#8221; kata juri KRI-KRCI 2008, Gigih  Prabowo, saat ditemui ANTARA di Surabaya, Senin.</p>
<p>Salah seorang juri yang  juga dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS itu mengemukakan,  panitia tidak akan melakukan visitasi (kunjungan) seperti tahun-tahun  sebelumnya, tapi dengan laporan kemajuan secara video.</p>
<p>&#8220;Dengan cara  begitu, kami berharap akan lebih banyak proposal yang lolos, sehingga persaingan  semakin sengit. Apalagi kontes juga tidak terpusat di satu tempat, tapi dibagi  dalam empat regional,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p>KRI di regional I (Riau) akan  diikuti 16 tim dari Sumatera, Batam, dan Bangka, sedangkan KRI di regional II  (Jakarta) diikuti 16 tim dari Jakarta dan Jawa Barat.</p>
<p>Setelah itu, KRI di  regional III (Jateng) diikuti 14 tim dari Jateng, Yogyakarta, dan Kalimantan,  sedangkan KRI di regional IV (Surabaya) diikuti 22 tim dari Jatim, Sulawesi, dan  NTT.</p>
<p>Untuk KRCI, di regional I diikuti 34 tim, di regional II ada 62 tim,  di regional III ada 39 tim, dan di regional IV ada 53 tim. &#8220;Jadi, ada 256 tim  yang menjadi peserta, baik KRI maupun KRCI,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia,  KRI-KRCI di tingkat regional akan dilaksanakan pada 10 Mei untuk regional III  (Jateng), kemudian pada 17 Mei untuk regional I (Riau) dan IV (Surabaya),  sedangkan regional III pada 24 Mei.</p>
<p>&#8220;Untuk final KRI-KRCI se-Indonesia  akan digelar di Jakarta pada 14 Juni dengan peserta ada 24 tim untuk KRI dan 48  tim untuk KRCI. KRCI sendiri dibagi empat kategori yakni divisi senior beroda,  senior berkaki, expert single, dan expert swarm,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia  menambahkan, KRI 2008 berbeda dengan tahun sebelumnya, karena setiap universitas  hanya diperbolehkan mengirimkan satu tim, sehingga KRI juga lebih kompetitif,  karena setiap universitas hanya mengirimkan robot unggulan.<br />
(*)<br />
COPYRIGHT © 2008</p>
<p>Sumber : Antara</p>
<p></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/03/27/ratusan-universitas-bersaing-dalam-kontes-robot/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Raih Juara I dan II di Microchip/LSI Design Contest Okinawa</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/03/15/indonesia-raih-juara-i-dan-ii-di/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/03/15/indonesia-raih-juara-i-dan-ii-di/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 03:16:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/03/15/indonesia-raih-juara-i-dan-ii-di/</guid>
		<description><![CDATA[
&#8212;&#8212;&#8212; Forwarded message &#8212;&#8212;&#8212;-
From: Trio Adiono 
Date: 2008/3/15
Subject: [Dosen-stei] Indonesia Raih Juara I dan II diMicrochip/LSIDesign Contest Okinawa
Alhamdulillah Tim Garuda Parahiyangan dan CREW dari STEI-ITB masing-masing meraih juara I (meraih IEICECommunication Society Award) dan Juara II (meraih &#8220;LSI of the Year for Student&#8221;dari &#8220;TheSemiconductor Industry Newspaper&#8221;) pada Microchip/LSIDesign Contest ke11 di Okinawa (http://www.lsi- contest.com/index_e.html). 
Lomba ini merupkan lomba chip desain tingkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; font-family: arial; font-size: 13px; line-height: normal"></span>
<p class="MsoNormal"><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black">&#8212;&#8212;&#8212; Forwarded message &#8212;&#8212;&#8212;-</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"></span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span">From: Trio Adiono </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Date: 2008/3/15</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Subject: [Dosen-stei] Indonesia Raih Juara I dan II di</span><span class="apple-style-span">Microchip/LSI</span><span class="apple-style-span">Design Contest Okinawa</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Alhamdulillah Tim Garuda Parahiyangan dan CREW dari </span><span class="apple-style-span">STEI-ITB </span><span class="apple-style-span">masing-masing meraih juara I (meraih IEICE</span><span class="apple-style-span">Communication Society Award) </span><span class="apple-style-span">dan Juara II (meraih &#8220;LSI of the Year for Student&#8221;</span><span class="apple-style-span">dari &#8220;The</span><span class="apple-style-span">Semiconductor Industry Newspaper&#8221;) pada Microchip/LSI</span><span class="apple-style-span">Design Contest ke</span><span class="apple-style-span">11 di Okinawa (<a href="http://www.lsi-" target="_blank"><span style="color: #0000cc">http://www.lsi-</span></a></span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span"><a href="http://contest.com/" target="_blank"><span style="color: #0000cc">contest.com/</span></a></span><span class="apple-style-span">index_e.html). </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span">Lomba ini </span><span class="apple-style-span">merupkan lomba chip desain tingkat Internasional yang</span><span class="apple-style-span">beberapa jurinya</span><span class="apple-style-span">berasal dari perusahaan-perusaha an multinasional dan</span><span class="apple-style-span">besar dalam </span><span class="apple-style-span">industri Elektronika, seperti Sony, Renesas,</span><span class="apple-style-span">Synplicity, Xilinx dll.</span><span class="apple-style-span">Lomba tahun ini bertopik merancang chip untuk sekuriti</span><span class="apple-style-span">yang banyak </span><span class="apple-style-span">dipakai di Industri IT, baik internet, hand-phone,</span><span class="apple-style-span">wireless dan lain</span><span class="apple-style-span">sebagainya yaitu rancangan RSA encoder-decoder. Chip</span><span class="apple-style-span">yang dirancang </span><span class="apple-style-span">memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi,</span><span class="apple-style-span">sehingga president dari </span><span class="apple-style-span">Sony Semiconductor, yang terkenal dengan produk Play</span><span class="apple-style-span">Station3-hand Phone </span><span class="apple-style-span">dan TV-nya, datang langsung untuk melihat dan </span><span class="apple-style-span">bertindak sebagai juri</span><span class="apple-style-span">dalam lomba ini. Kategori penilaian meliputi Ide Baru </span><span class="apple-style-span">Rancangan dan </span><span class="apple-style-span">Kemungkinannya dalam aplikasi industri. Yang lebih</span><span class="apple-style-span">mengesankan lagi</span><span class="apple-style-span">adalah semua tim dari Indonesia merupakan mahasiswa</span><span class="apple-style-span">S1, dimana tim</span><span class="apple-style-span">lainnya sebagian besar adalah mahasiswa Master, bahkan</span><span class="apple-style-span">dari perwakilan</span><span class="apple-style-span">industri. Hasil karya tim indonesia juga akan di</span><span class="apple-style-span">undang secara khusus </span><span class="apple-style-span">untuk tampil di jurnal terkemuka bidang elektronika di</span><span class="apple-style-span">Jepang, yaitu </span><span class="apple-style-span">IEICE (<a href="http://www.ieice." target="_blank"><span style="color: #0000cc">http://www.ieice.</span></a></span><span class="apple-style-span">org/eng/index.html) dan </span><span class="apple-style-span">diliput di majalah</span><span class="apple-style-span">Design Wave Magazine, yaitu merupakan majalah</span><span class="apple-style-span">referensi utama bagi</span><span class="apple-style-span">engineer bidang electronic design di Jepang. Tim</span><span class="apple-style-span">Garuda Parahiyangan,</span><span class="apple-style-span">beranggotakan Oky Firmansyah, Andry Ongkinata dan</span><span class="apple-style-span">Bagus Prasetyo Wibowo,</span><span class="apple-style-span">mengajukan rancangan yg berjudul &#8221; RSA Enchiper</span><span class="apple-style-span">Hardware Design Using</span><span class="apple-style-span">Interleaved Algorithm with Dynamic Masking&#8221;. Sementara</span><span class="apple-style-span">Time Crew, yang</span><span class="apple-style-span">beranggotakan Iput Heri Kurniawan, Asep Bagja Nugraha</span><span class="apple-style-span">dan Randy Saut</span><span class="apple-style-span">Purba, membuat rancangan berjudul &#8220;RSA Hardware</span><span class="apple-style-span">Implementation Based on</span><span class="apple-style-span">Pipeline Architecture of Montgomery&#8217;s Algorithm&#8221;.</span><span class="apple-style-span">Kedua Tim dipimpin</span><span class="apple-style-span">langsung oleh Dr. Trio Adiono, yang membimbing</span><span class="apple-style-span">langsung mahasiswa dalam</span><span class="apple-style-span">membuat rancangan mereka melalui kuliah tingkat akhir</span><span class="apple-style-span">&#8220;Perancangan VLSI&#8221;</span><span class="apple-style-span">di STEI ITB. ITB juga mendapat kehormatan bahwa dari</span><span class="apple-style-span">14 juri yang ada,</span><span class="apple-style-span">salah satunya dari ITB, yaitu Dr. Sarwono Sutikno,</span><span class="apple-style-span">yang pada lomba-lamba</span><span class="apple-style-span">sebelumnya memimpin tim-tim dari ITB. Diharapkan</span><span class="apple-style-span">prestasi ini dapat</span><span class="apple-style-span">mengantar ITB menjadi &#8220;World Class University&#8221;, yang</span><span class="apple-style-span">kiprahnya dikenal</span><span class="apple-style-span">di dunia Internasional. Dan juga diharapkan dapat</span><span class="apple-style-span">membangkitkan</span><span class="apple-style-span">Industri Elektronika Nasional, dan khususnya dalam</span><span class="apple-style-span">chip desain yang</span><span class="apple-style-span">diupayakan oleh Pusat Mikroelektronika ITB melalui</span><span class="apple-style-span">berbagai programnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Kedua Tim juga di dukung oleh perusahaan nasional</span><span class="apple-style-span">untuk dapat mengikuti</span><span class="apple-style-span">lomba tersebut, yaitu PT. Indosat, PT Harif, PT Graha</span><span class="apple-style-span">Sarana dan</span><span class="apple-style-span">berbagai pihak, PPI Okinawa, IOM ITB dan Alumni ITB.</span><span class="apple-style-span">&#8211;</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Trio Adiono, PhD,</span><span class="apple-style-span">Integrated Circuit Design Lab.,</span><span class="apple-style-span">Microelectronics Center,</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black"><span class="apple-style-span"></span><span class="apple-style-span">Institut Teknologi Bandung</span><span class="apple-style-span">Phone:+62-22- 2506280, Fax:+62-22-2508763</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/03/15/indonesia-raih-juara-i-dan-ii-di/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Google Pagerank Updated: Have you check your site or blog ?</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/29/google-pagerank-updated-have-you-check-your-site-or-blog/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/29/google-pagerank-updated-have-you-check-your-site-or-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 12:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/29/google-pagerank-updated-have-you-check-your-site-or-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Yesterday, I&#8217;ve got offline message from my cyber friend that Google have updated their PageRank. Today, I &#8216;ve checked my sites and found some changes in pagerank. Some of them increase, and some of them down. This page has changed from N/A to 0  pageRank &#8230; whew :(( . What about your&#8217;s? But, I think, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yesterday, I&#8217;ve got offline message from my cyber friend that Google have updated their PageRank. Today, I &#8216;ve checked my sites and found some changes in pagerank. Some of them increase, and some of them down. This page has changed from N/A to 0  pageRank &#8230; whew :(( . What about your&#8217;s? But, I think, this update process is still in progress, some of my site still look the same. If your site still doesn&#8217;t affect of this updated, just wait for a few days. Happy checking!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/29/google-pagerank-updated-have-you-check-your-site-or-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Resep Gluten - Pengganti Daging Vegetarian, by Femmy NCC</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/19/resep-gluten-pengganti-daging-vegetarian-by-femmy-ncc/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/19/resep-gluten-pengganti-daging-vegetarian-by-femmy-ncc/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 09:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/19/resep-gluten-pengganti-daging-vegetarian-by-femmy-ncc/</guid>
		<description><![CDATA[Gluten Warna Putih
================
Posted by Femmy &#60;femmy_jaco@&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#62;
Bahan :

Terigu protein tinggi (cakra) 1 kg
Garam 1 sdm (fungsinya untuk mengenyalkan)
Air dingin kl 600 cc
Cara Membuat :

Campurkan ketiga bahan tersebut sampai tergumpal  seperti adonan roti. 
Rendam di air dingin kl 1/2 s.d. 1  jam.

Cara Mencuci :

Setelah direndam, cuci dengan cara diremas-remas  sampai air keruh, lalu kumpulkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2"><strong>Gluten Warna Putih</strong></font></p>
<p><font face="Arial" size="2">================</font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><em>Posted by Femmy &lt;</em><a href="mailto:femmy_jaco@........." onclick="return top.js.OpenExtLink(window,event,this)" target="_blank"><em>femmy_jaco@&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</em></a></font><font face="Arial" size="2"><em>&gt;</em></font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Bahan :</strong><br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Terigu protein tinggi (cakra) 1 kg<br />
</font><font face="Arial" size="2">Garam 1 sdm (fungsinya untuk mengenyalkan)</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Air dingin kl 600 cc</font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Cara Membuat :</strong></font></p>
<ol>
<li><font face="Arial" size="2">Campurkan ketiga bahan tersebut sampai tergumpal  seperti adonan roti. </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Rendam di air dingin kl 1/2 s.d. 1  jam.</font></li>
</ol>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Cara Mencuci :</strong></font></p>
<ol>
<li><font face="Arial" size="2">Setelah direndam, cuci dengan cara diremas-remas  sampai air keruh, lalu kumpulkan dan buang airnya. </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Gunakan saringan plastik waktu membuang airnya  supaya jangan ada yang terbuang. (Tapi ga pake juga gpp kok..). </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Ulang kembali sampai 3-4 kali. Jangan terlalu  bersih, jangan kurang bersih. </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Setelah itu biarkan 1/2 s.d. 1 jam (indikasinya:  kalau ditarik lembut dan tidak putus).</font></li>
</ol>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Cara Merebus :</strong></font></p>
<ol>
<li><font face="Arial" size="2"> <script><!-- D(["mb","Didihkan air di panci lalu kecilkan apinya, \n  masukkan gluten yang sudah dibentuk. Panci jangan ditutup. \u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eMengetahui matang, kalau dipegang, membal \n  (keras).\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\u003c/ol\u003e\n\u003cdiv\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003e\u003cstrong\u003eContoh bentuk gluten warna putih \n:\u003c/strong\u003e\u003c/font\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cul\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eBentuk bakso: bulatkan di antara jempol dan \n  telunjuk\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eBentuk ayam: gulung di sereh atau di sumpit untuk \n  paha dan sayap\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eBentuk babat: gulung di papan tipis yang sudah \n  dilapisi plastik wrap, rebus dengan papannya\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eBentuk usus: gulung di kayu bulat (bambu) sesuai \n  ukuran usus yang sudah dilapisi plastik wrap, atau di sereh yang \n  besar\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\n  \u003cli\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003eBentuk sate: sobek2 sebesar kelereng langsung \n  masukkan di air mendidih pelan.\u003c/font\u003e\u003c/li\u003e\u003c/ul\u003e\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\u003e\n\u003cdiv\u003e\u003cstrong\u003eGluten Warna Coklat :\u003c/strong\u003e\u003c/div\u003e\u003cstrong\u003e\n\u003cdiv\u003e\u003cbr\u003e\u003c/div\u003e\u003c/strong\u003eDicampur pada waktu proses gluten putih (kopi jagung lk 3.4 \nsdm seduh dg air panas, saring)\u003cbr\u003e\u003cbr\u003e\u003cstrong\u003eGluten Warna Merah \n:\u003c/strong\u003e\u003c/font\u003e\u003c/p\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv\u003e\u003cstrong\u003e\u003c/strong\u003e\u003cbr\u003eCampurkan pada waktu proses gluten putih : 1 sdm bubuk \nangkak\u003c/div\u003e\n\n    \u003c/div\u003e  \n\n    \n    \u003cspan width\u003d\"1\" style\u003d\"color:white\"\u003e__._,_.___\u003c/span\u003e\n    \n    \u003cdiv\u003e\n              \u003cspan\u003e\n          \u003ca href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/naturalcookingclub/message/89092;_ylc\u003dX3oDMTM3aGNnNDIwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0NDIyMjg1BGdycHNwSWQDMTcwNzc0NDIyMwRtc2dJZAM4OTA5MgRzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEyMDM0MTQyNTgEdHBjSWQDODkwOTI-\" target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\u003e\n            Messages in this topic          \u003c/a\u003e (\u003cspan\u003e1\u003c/span\u003e)\n        \u003c/span\u003e\n        \u003ca href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/naturalcookingclub/post;_ylc\u003dX3oDMTJyOG5zaGlnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0NDIyMjg1BGdycHNwSWQDMTcwNzc0NDIyMwRtc2dJZAM4OTA5MgRzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEyMDM0MTQyNTg-?act\u003dreply\u0026amp;messageNum\u003d89092\" target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\u003e",1] );  //--></script> Didihkan air di panci lalu kecilkan apinya, masukkan gluten yang sudah dibentuk.  Panci jangan ditutup. </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Mengetahui matang, kalau dipegang, membal  (keras).</font></li>
</ol>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Contoh bentuk gluten warna putih  :</strong></font></p>
<ul>
<li><font face="Arial" size="2">Bentuk bakso: bulatkan di antara jempol dan  telunjuk</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Bentuk ayam: gulung di sereh atau di sumpit untuk  paha dan sayap</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Bentuk babat: gulung di papan tipis yang sudah  dilapisi plastik wrap, rebus dengan papannya</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Bentuk usus: gulung di kayu bulat (bambu) sesuai  ukuran usus yang sudah dilapisi plastik wrap, atau di sereh yang besar</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">Bentuk sate: sobek2 sebesar kelereng langsung  masukkan di air mendidih pelan.</font></li>
</ul>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Gluten Warna Coklat :</strong></font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><strong> </strong>Dicampur pada waktu proses gluten putih (kopi jagung lk  3.4 sdm seduh dg air panas, saring)</font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><strong>Gluten Warna Merah  :</strong></font><br />
Campurkan pada waktu proses gluten putih : 1 sdm bubuk  angkak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/19/resep-gluten-pengganti-daging-vegetarian-by-femmy-ncc/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan produksi bioetanol untuk bisnis, SBRC-IPB, Bogor 19-20 Februari 2008</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/15/pelatihan-produksi-bioetanol-untuk-bisnis-sbrc-ipb-bogor-19-20-februari-2008/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/15/pelatihan-produksi-bioetanol-untuk-bisnis-sbrc-ipb-bogor-19-20-februari-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 11:10:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/15/pelatihan-produksi-bioetanol-untuk-bisnis-sbrc-ipb-bogor-19-20-februari-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan produksi bioetanol untuk bisnis, SBRC-IPB, Bogor
19-20 Februari 2008
Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar nabati yang saat ini menjadi
primadona untuk mengggantikan minyak bumi yang harganya semakin meningkat dan
kurang ramah lingkungan. Bioetanol dapat diproduksi dari berbagai bahan baku
yang banyak terdapat di Indonesia, seperti singkong, tebu, aren, dan jagung. Penggunaan
bioetanol sebagai campuran BBM yang sudah ada dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelatihan produksi bioetanol untuk bisnis, SBRC-IPB, Bogor<br />
19-20 Februari 2008</p>
<p>Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar nabati yang saat ini menjadi<br />
primadona untuk mengggantikan minyak bumi yang harganya semakin meningkat dan<br />
kurang ramah lingkungan. Bioetanol dapat diproduksi dari berbagai bahan baku<br />
yang banyak terdapat di Indonesia, seperti singkong, tebu, aren, dan jagung. Penggunaan<br />
bioetanol sebagai campuran BBM yang sudah ada dapat mengurangi emisi karbon<br />
monooksida dan asap lainnya dari kendaraan. Hal ini sudah dibuktikan oleh<br />
beberapa negara yang sudah lebih dulu mengaplikasikannya, seperti Brazil dan<br />
Jepang.</p>
<p>Perkembangan bisnis bioetanol di Indonesia seharusnya juga bisa<br />
menyamai kedua negara tersebut. Dengan melimpahnya bahan baku, seharusnya kita<br />
bisa menggantikan sebagian pemakaian BBM yang sudah semakin langka dengan<br />
bioetanol.</p>
<p>Bertolak dari kondisi ini, Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi<br />
bermaksud untuk mengadakan pelatihan dengan tema “Produksi Bioetanol untuk<br />
Bisnis”. Pelatihan ini merupakan sarana pengenalan bioetanol kepada masyarakat<br />
luas dan sekaligus menjadi sarana untuk transfer teknologi produksi bioetanol.<br />
Sehingga diharapkan peluang bisnis bioetanol semakin terbuka dan menguntungkan<br />
untuk dikembangkan.</p>
<p>Materi :<br />
 <br />
- Pengenalan tentang bioetanol :<br />
  bahan baku, teknik budidaya tanaman yang efektif<br />
- Pengenalan peralatan produksi, proses<br />
  produksi dan standar mutu bioetanol<br />
- Prosedur analisis bioetanol<br />
- Analisis finansial bisnis bioetanol<br />
- Pengolahan bioetanol menjadi<br />
  BioPremium dan BioPertamax<br />
- Pengolahan hasil samping bioetanol<br />
  menjadi pupuk dan pakan ternak<br />
- Aplikasi bioetanol pada mobil,<br />
  sepeda motor, genset dan kompor.</p>
<p>Waktu pelaksanaan : 19-20 Februari 2008</p>
<p>Lokasi : Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi<br />
         Kampus IPB Baranangsiang. Jl. Raya Pajajaran, Bogor</p>
<p>Fasilitas :</p>
<p>- Konsumsi : makan siang, snack<br />
- Kits : tas, sertifikat, modul pelatihan (hard copy dan soft copy)<br />
- Praktek produksi bioetanol berbahan baku singkong </p>
<p>Trainer:<br />
- Dr. Dwi Setyaningsih<br />
- Ir. Roy Hendroko<br />
- Dr. Arif Yudiarto</p>
<p>Biaya pendaftaran:  Rp. 1.000.000/orang</p>
<p>Biaya pendaftaran di transfer ke rekening :<br />
Bank Niaga Cabang Bogor<br />
a.n. Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi <br />
a/c. 054-01-12539-00-0</p>
<p>atau</p>
<p>Bank BNI Cabang Bogor<br />
a.n. Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi<br />
a/c. 0-112-340-269</p>
<p>Kirimkan bukti transfer melalui fax ke 0251 330977. Biaya yang sudah<br />
ditransfer tidak dapat dikembalikan.</p>
<p>Informasi pendaftaran:</p>
<p>Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi, Jl. Raya Pajajaran, Bogor<br />
16144</p>
<p>Telp. 0251 330970, Fax. 0251 330977, Email : <a href="mailto:info.sbrc@gmail.com">info.sbrc@gmail.com</a></p>
<p>Cp. Windi (0812 1968505), Obi (0813 88768047)<br />
Dapatkan secara cuma-cuma buku “Bioetanol dari Ubi Kayu”.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/15/pelatihan-produksi-bioetanol-untuk-bisnis-sbrc-ipb-bogor-19-20-februari-2008/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya selamat, gak jadi nikah ama Monyet?</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/13/akhirnya-selamat-gak-jadi-nikah-ama-monyet/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/13/akhirnya-selamat-gak-jadi-nikah-ama-monyet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 10:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/13/akhirnya-selamat-gak-jadi-nikah-ama-monyet/</guid>
		<description><![CDATA[Sent: Wednesday, February 13, 2008 12:27 PM
Subject: 2008 Tarif XL Rp. 0,1  per detik&#8230;..Hati-hati Penipuan
&#62;
&#62; dari milis sebelah&#8230;,  semoga bermanfaat&#8230;..
&#62;
&#62;  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-
&#62;
&#62;  Udah liat kan iklannya XL Bebas yang paling baru dengan tagline barunya
&#62;  Tarif Paling Murah Ke Semua Operator.
&#62; Pas liat iklan ini siapapun pasti  akan kepincut dan berpindah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sent: Wednesday, February 13, 2008 12:27 PM<br />
Subject: 2008 Tarif XL Rp. 0,1  per detik&#8230;..Hati-hati Penipuan</p>
<p>&gt;<br />
&gt; dari milis sebelah&#8230;,  semoga bermanfaat&#8230;..<br />
&gt;<br />
&gt;  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<wbr></wbr>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
&gt;<br />
&gt;  Udah liat kan iklannya XL Bebas yang paling baru dengan tagline barunya<br />
&gt;  Tarif Paling Murah Ke Semua Operator.<br />
&gt; Pas liat iklan ini siapapun pasti  akan kepincut dan berpindah haluan ke<br />
&gt; XL yg katanya XL Bebas paling  murah di GSM, apalagi tarif ini semua<br />
&gt; operator.<br />
&gt;<br />
&gt; Tapi  setelah saya cari referensi di website XL, akhirnya saya<br />
&gt; menemukan  sesuatu yang masih dan tetap dipertahankan sama XL perusahaan<br />
&gt; besar yang  masih melakukan tricky dan suka menipu pelanggan loyalnya.<br />
&gt; Udah kita  loyal<br />
&gt; pada XL, kita bela-belain, ternyata &#8230;.. kita ditipu  juga.<br />
&gt;<br />
&gt; Penjelasannya seperti ini :<br />
&gt; Jika kita telpon pake  XL selama 3 menit :<br />
&gt; Berarti di menit 0 sampai menit ke-2 (120 dtk), kita  kena biaya<br />
&gt; Rp.25/detik alias keseluruhan 2 menit pertama kena 25&#215;120 dtk  = Rp. 3.000.<br />
&gt; Nah di menit ke-3 baru XL berlakukan tarif <script><!-- D(["mb","0.1/dtk nya alias keseluruhan\u003cbr\u003e\n\u0026gt; menit ke-3 terakhir kita kena 0.1 x 60 \u003d Rp 6.\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Total Biaya Untuk 3 Menit Ke Beda operator  Rp. 3000 + 6 \u003d Rp. 3006\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Nah kalau kita menelpon misalnya selama 6 menit, apa kita akan kena 3000\u003cbr\u003e\n\u0026gt; + 6 + 6 + 6 +6 \u003d Rp 3024 ???? Salah besar ..... kita membayarnya akan\u003cbr\u003e\n\u0026gt; seperti melompat-lompat :\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Menit ke 1-2 kena : Rp. 3000\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Menit ke-3    kena : Rp. 6\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Menit ke 4-5 kena : Rp. 3000.... lageeee\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Menit ke-6    kena : Rp. 6, dst...dst...dst ...\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Jadi untuk telpon 6 menit kenanya tetap mahal, yaitu 3000+6+3000+6 \u003d Rp.\u003cbr\u003e\n\u0026gt; 6012.\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Sama aja bohong kali ya kalau hitungannya seperti ini, jangan ketipu\u003cbr\u003e\n\u0026gt; lagi deh.\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt; Dan yang gak fair lagi di materi promosi XL ini tidak ada satupun yang\u003cbr\u003e\n\u0026gt; mengungkapkan kata-kata tersirat seperti hal hitungan diatas itu,\u003cbr\u003e\n\u0026gt; walaupun dengan sedikit quote kecil....kelee ya\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt; --~--~---------~--~----~------\u003cWBR\u003e------~-------~--~----~\u003cbr\u003e\n\u0026gt; You received this message because you are subscribed to the Google Groups\u003cbr\u003e\n\u0026quot;FORUM.ALUMNI\u0026quot; group.\u003cbr\u003e\n\u0026gt; To post to this group, send email to \u003ca href\u003d\"mailto:forumalumni%40googlegroups.com\" target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\u003eforumalumni@googlegroups.com\u003c/a\u003e\u003cbr\u003e\n\u0026gt; To unsubscribe from this group, send email to\u003cbr\u003e\n\u003ca href\u003d\"mailto:forumalumni-unsubscribe%40googlegroups.com\" target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\u003eforumalumni-unsubscribe\u003cWBR\u003e@googlegroups.com\u003c/a\u003e\u003cbr\u003e\n\u0026gt; For more options, visit this group at\u003cbr\u003e\n\u003ca href\u003d\"http://groups.google.com/group/forumalumni?hl\u003den\" target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\u003ehttp://groups.google.com/group\u003cWBR\u003e/forumalumni?hl\u003den\u003c/a\u003e\u003cbr\u003e\n\u0026gt; -~----------~----~----~----~--\u003cWBR\u003e----~----~------~--~---\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u0026gt;\u003cbr\u003e\n\u003cbr\u003e\n\u003c/p\u003e\n    \u003c/div\u003e  \n\n    \n    \u003cspan width\u003d\"1\" style\u003d\"color:white\"\u003e__._,_.___\u003c/span\u003e",1] );  //--></script>  0.1/dtk nya alias keseluruhan<br />
&gt; menit ke-3 terakhir kita kena 0.1 x 60 =  Rp 6.<br />
&gt; Total Biaya Untuk 3 Menit Ke Beda operator Rp. 3000 + 6 = Rp.  3006<br />
&gt; Nah kalau kita menelpon misalnya selama 6 menit, apa kita akan kena  3000<br />
&gt; + 6 + 6 + 6 +6 = Rp 3024 ???? Salah besar &#8230;.. kita membayarnya  akan<br />
&gt; seperti melompat-lompat :<br />
&gt; Menit ke 1-2 kena : Rp.  3000<br />
&gt; Menit ke-3 kena : Rp. 6<br />
&gt; Menit ke 4-5 kena : Rp. 3000&#8230;.  lageeee<br />
&gt; Menit ke-6 kena : Rp. 6, dst&#8230;dst&#8230;dst &#8230;<br />
&gt; Jadi untuk  telpon 6 menit kenanya tetap mahal, yaitu 3000+6+3000+6 = Rp.<br />
&gt;  6012.<br />
&gt;<br />
&gt; Sama aja bohong kali ya kalau hitungannya seperti ini,  jangan ketipu<br />
&gt; lagi deh.<br />
&gt;<br />
&gt; Dan yang gak fair lagi di materi  promosi XL ini tidak ada satupun yang<br />
&gt; mengungkapkan kata-kata tersirat  seperti hal hitungan diatas itu,<br />
&gt; walaupun dengan sedikit quote  kecil&#8230;.kelee ya</p>
<p>From: &#8220;teguhris&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/13/akhirnya-selamat-gak-jadi-nikah-ama-monyet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ultrasonographer Technician School</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/ultrasonographer-technician-school/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/ultrasonographer-technician-school/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 03:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/ultrasonographer-technician-school/</guid>
		<description><![CDATA[Nation’s largest population is cause of demand fro health professional. Medical careers are one of the fastest growing areas of employment. Increase care and supervision growth will occur exponentially, for example in the areas of nursing home workers (35%), and home health care aides (56%). Just for remember if field of medicine is not limited [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Nation’s largest population is cause of demand fro health professional. Medical careers are one of the fastest growing areas of employment. Increase care and supervision growth will occur exponentially, for example in the areas of nursing home workers (35%), and home health care aides (56%). Just for remember if field of medicine is not limited to conventional medical occupation such as nurses and physicians. I want to give example of technologist in ultrasound. Ultrasonographer or <a href="http://www.medical-career-training.com/sonographer.htm">ultrasound tech</a> properly operate the ultrasound equipment, which forms an image that may be videotaped, transmitted, or photographed for diagnosis and/or interpretation by a physician. They may occupied on may specialize in obstetric and gynecologic sonography (the most common, the study of the female reproductive system, and examining a pregnant patient&#8217;s fetus to track its growth), abdominal sonography (the liver, kidneys, gall bladder, spleen, and pancreas), neurosonography or opthalmologic sonography. Medical-career-training.com provides information to people who want to apply <a href="http://www.medical-career-training.com/sonographer.htm">ultrasound tech school</a> <span> </span>to fill position as qualify professional in ultrasonography. With <a href="http://www.medical-career-training.com/sonographer.htm">ultrasound technician school</a>, you can prepare and train your skill in sonography area. Of course, medical school is not the only one path to get skilled in that area, but make sure you have certified in those school can help you to get job in medical area, such as hospital. <o:p></o:p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/ultrasonographer-technician-school/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Getting Emergency Cash</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/getting-emergency-cash/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/getting-emergency-cash/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 03:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/getting-emergency-cash/</guid>
		<description><![CDATA[Emergency cash need is condition that often happened in many people. The reasons for these financial needs can be cause of car trouble, medical bills, grocery money or unpaid bills. May be there are a lot of more excuse reason behind financial problem. In another terms you can say that this condition is a financial [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Emergency cash need is condition that often happened in many people. The reasons for these financial needs can be cause of car trouble, medical bills, grocery money or unpaid bills. May be there are a lot of more excuse reason behind financial problem. In another terms you can say that this condition is a financial disaster. Robert T Kiyosaki said in his book that people who was in employee quadrant potentially getting trap in debt. They will find personal loan before his next payday loan. Payday loans often called as <a href="http://www.cashadvance-fast.com/">cash advance</a>. I think, in our Credit Card also have feature of this cash advance. Whatever, if you need emergency cash, there are so many lender out of there want to lend you their money. Choosing reputable lender is one of important thing to do in this loan. Another thing to prevent further financial problem is you should discipline in pay your <a href="http://www.cashadvance-fast.com/">payday loans</a>. If you are extend your time in payment, can result in huge fees next day. Huge fees mean more deep financial problem in your life. I just can suggest you, if you need emergency cash, please use wisely and pay your payment on time. Cashadvance-fast.com is the place to get lists of the lender and articles related about online <a href="http://www.cashadvance-fast.com/">payday loan</a>. You can find advice about how to choose the lender, how online payday loan work, and getting approved of your online payday loan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/getting-emergency-cash/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dian Sastro &#038; Wulan Guritno Terjun ke Dunia Blogger</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/dian-sastro-wulan-guritno-terjun-ke-dunia-blogger/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/dian-sastro-wulan-guritno-terjun-ke-dunia-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 00:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/dian-sastro-wulan-guritno-terjun-ke-dunia-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata Blogger adalah profesi yang semakin diminati, buktinya para selebritis kian banyak yang terjun ke dunia Blog. Pada dasarnya Blogger merupakan &#8220;Street Journalism&#8221;, bebas dari pihak manapunjuga untuk menyampaikan opini kita. Berikut ini saya ambil dari Blognya Marwan, cuman saya belum melakukan recheck apakah ini benar2 blog kepunyaan Dian Sastro dan Wulan Guritno, silakan anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata Blogger adalah profesi yang semakin diminati, buktinya para selebritis kian banyak yang terjun ke dunia Blog. Pada dasarnya Blogger merupakan &#8220;Street Journalism&#8221;, bebas dari pihak manapunjuga untuk menyampaikan opini kita. Berikut ini saya ambil dari Blognya Marwan, cuman saya belum melakukan recheck apakah ini benar2 blog kepunyaan Dian Sastro dan Wulan Guritno, silakan anda investigasi sendiri. Maaf.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<h3 class="post-title entry-title"> <a href="http://marwanoke.blogspot.com/2008/02/dian-sastro-jadi-blogger.html">Dian Sastro Jadi Blogger</a></h3>
<p><a href="http://bp1.blogger.com/_FeuhN_TDwQg/R62jn3_r9tI/AAAAAAAAAHg/x1moH9YexXc/s1600-h/diansastrowardoyo-blog.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img src="http://bp1.blogger.com/_FeuhN_TDwQg/R62jn3_r9tI/AAAAAAAAAHg/x1moH9YexXc/s200/diansastrowardoyo-blog.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164964253105125074" border="0" /></a></p>
<p>Ditengah hiruk pikuk artis senior terjung ke dunia politik praktis sebut saja Rano Karno yang beberapa waktu lalu terpilih menjadi Wakil Bupati Tangerang dan sejumlah artis lainnya yang bergabung dalam partai politik. Namun Dian Sastrowardoyo lebih memilih terjung di dunia blogger, bahkan menjadi kini menjadi &#8220;Kompor&#8221;komunitas bloggers Indonesia.</p>
<p>Saya pertama kali menemukan blog Dian Sastrowardoyo, saat 2 malam lalu, saya browsing di google, tiba-tiba saya diarahkan pada salah satu situs yang menjadi yang berfungsi menjadi direktori blog Indonesia.<br />
Di sana terpampang ratusan situs blog milik blogger Indonesia, yang membuat saya betah di situs tersebut, kehadiran sebuah blog yang nama pemilik itu tak asing lagi bagi saya dan siapa saja yang pernah menyaksikan film remaja”Ada Apa Dengan Cinta”.</p>
<p>Pemilik blog itu adalah Dian Sastrowardoyo, darah cantik yang menjadi artis idola bagi sebagian besar kalangan remaja Indonesia. Bergabungnya Cinta, nama panggilan Dian Sastro saat berperan di film Ada Apa Dengan Cinta, tentu menjadi kabar gembira bagi para penggiat blogger Indonesia ditengah duka warga Jakarta yang dilanda banjir yang juga mungkin juga melanda rumah sejumlah kawan-kawan blogger yang berdomisili di Jakarta.</p>
<p>Alumnus Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Filsafat Universitas Indonesia itu, sudah seminggu ini resmi menjadi blogger dengan alamat blog : <span style="color: #3333ff; font-weight: bold">www.blog.diansastrowardoyo.net</span> yang makin menambah semarak aktivitas blogger Indonesia, sekaligus memperkaya keberagaman informasi para penikmat informasi blog.</p>
<p>Meski baru seminggu diluncurkan, namun blog Dian Sastro telah ramai dikunjungi para blogger yang mungkin sudah lama menantikan kehadiran Dian Sastro dalam komunitas blogger.</p>
<p><span style="color: #009900; font-weight: bold">Wulan Guritno Menyusul</span></p>
<p>Artis lainnya yang juga mengikuti jejak Dian Sastro menjadi bloggers adalah Wulan Guritno, artis pemeran film Shok Gie yang berperan sebagai pacar Gie. Tampilnya Wulan dalam dunia blogger tak lepas dari pengaruh Dian Sastro yang berperan sebagai ”kompor” komunitas blogger Indonesia terutama untuk kalangan artis.”Huwaaalaaaaahhh komporku berhasil!!!,”demikian judul posting dian tadi siang (7/2) yang mengambarkan kesuksesanya mempengaruhi Wulan Guritno untuk ikut ngeblog.</p>
<p>Dalam postingnya Dian juga menulis,”akibat ngomporin temen-temen untuk ngunjungin blog aku, akhirnya mungkin si Wulan terinspirasi bikin blog juga. Huwalaah!! Cepet juga yak!. Baru minggu lalu aku cerita bikin blog, sekarang dirinya udah punya aja!! WAaaaaaaawwwww!!!, selamat yah sis!! Happy blogging…, biarin lepasin aja lebih gila lagi!!!!,”tulis Dian.</p>
<p>Sudah 2 hari ini Wulan Guritno aktif memposting tulisanya di blog pribadinya  <span style="color: #3333ff; font-weight: bold">www.wulanguritno.blogspot.com</span>, puluhan posting berupa sambutan hangat dan komentar dari para penggiat blog telah mewarnai berbagai tulisan Wulan Guritno.</p>
<p>Dari sejumlah tulisan tulisan yang posting Dian, terlihat Dian Sastro memang sangat berbakat menjadi blogger. Isi posting Dian menurut seorang blogger, Benny Chandra, rata-rata ada “cita rasa personal”. Tidak terkesan jaim, dan pastinya bukan sekedar ikutan tren sesaat. Dian banyak memposting tulisan yang bercerita tentang aktivitas kesehariannya layaknya sebuah buku harian on line.</p>
<p>Sementara Wulan, selain bercerita tentang dia, juga memposting tulisan tentang kondisi atau realialitas masyarakat Indonesia seperti kemiskinan dan lain sebagainya, ini sejalan tulisan ”mata, telinga, kepala dan hati,” di pakai judul blognya seakan menggambarkan Wulan seorang humanis, jauh dari kesan glamor yang selama ini diperpototonkan para artis.</p>
<p>Bagi para fans Dian Sastro dan Wulan Guritno yang belum memiliki blog pribadi, silakan buat blog pribadi, Anda bisa manfaatkan layanan blog gratis <span style="color: #3333ff">(www.blogger.com, www.worldpress.com) </span>agar Anda bisa berinteraksi dan bertukar pikiran langsung dengan Dian Sastro dan Wulan Guritno lewat blog.  <span style="color: #33ff33">”Selamat berblogging ria.”</span> (<span style="font-style: italic; color: #009900">Marwan Azis</span>)</p>
<p>Sumber : http://www.marwanoke.blogspot.com/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/11/dian-sastro-wulan-guritno-terjun-ke-dunia-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Zenni Optical: Secret of Glasses Low Prices</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/09/36/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/09/36/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2008 01:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/09/36/</guid>
		<description><![CDATA[Zenni Optical $8 Rx Glasses: it means that Zenni offer prescription glasses for $8, plus $4.95 for delivery. I want to mention about low price here, how could it be? Because, they sell only their own manufactured frames direct to the customer, with no middlemen and virtually no advertising budget. I can say that ordering [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; color: blue"><a href="http://www.zennioptical.com/">Zenni Optical $8 Rx Glasses</a></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana">: it means that Zenni offer prescription glasses for $8, plus $4.95 for delivery. I want to mention about low price here, how could it be? </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana">Because, they sell only their own manufactured frames direct to the customer, </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana">with no middlemen an</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana">d virtually no advertising budget. I can say that ordering this glass will be <span style="color: blue"><a href="http://www.zennioptical.com/">Best Thing Found: Zenni Optical</a></span>.</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana"> If we talk about methods to penetration market in glasses, it will be <span style="color: blue"><a href="http://www.zennioptical.com/">Great Discovery: Zenni Optical</a></span>.</span></p>
<p><img src="http://bagusalfa.com/fotoku/kaca2.jpg" /><img src="http://bagusalfa.com/fotoku/kaca1.jpg" height="82" width="266" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/09/36/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Matematika ala Pak Harto: Melakukan Prediksi Produksi Gabah</title>
		<link>http://advance-advice.com/blog/2008/02/03/matematika-ala-pak-harto-melakukan-prediksi-produksi-gabah/</link>
		<comments>http://advance-advice.com/blog/2008/02/03/matematika-ala-pak-harto-melakukan-prediksi-produksi-gabah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 08:24:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://advance-advice.com/blog/2008/02/03/matematika-ala-pak-harto-melakukan-prediksi-produksi-gabah/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melakukan blogwalking, saya tertarik pada suatu metoda dalam memantau luas sawah pada &#8216;current season&#8217;, kemudian bisa melakukan kalkulasi best case - worst case produksi gabah. Selanjutnya melakukan prediksi perlu tidaknya import beras. Ada pada diri Soeharto suatu pendekatan sangat terencana pada suatu masalah, tidak hanya menyangkut masalah politik saja. Tetapi bahkan bisa melakukan kalkulasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah melakukan blogwalking, saya tertarik pada suatu metoda dalam memantau luas sawah pada &#8216;current season&#8217;, kemudian bisa melakukan kalkulasi best case - worst case produksi gabah. Selanjutnya melakukan prediksi perlu tidaknya import beras. Ada pada diri Soeharto suatu pendekatan sangat terencana pada suatu masalah, tidak hanya menyangkut masalah politik saja. Tetapi bahkan bisa melakukan kalkulasi pada tataran2 pembangunan, pantas saja pak Harto disebut Bapak Pembangunan, atu paling tidak pernah diberi penghargaan oleh FAO. Berikut cuplikan berita yang saya dapat dari Kafi Kurnia :</p>
<p>Dongeng unik yang saya dengar, adalah kebijakan pak Harto untuk mewajibkan petani menggunakan pupuk urea. Walaupun kebijakan ini diselewengkan dan dianggap tidak arif. Konon dibelakang kebijakan ini tersembunyi satu maksud. Dengan menghitung jumlah urea yang dikeluarkan satu musim tanam. Lalu dibagi dengan rasio pemakaian. Maka bisa dihitung jumlah dan luas sawah musim itu. Dikurangi kerugian hama dan bencana alam, minimal bisa diraba berapa banyak produksi gabah pada saat panen. Kalau kurang, jauh-jauh hari pemerintah menyiapkan import. Sehingga tidak pernah kekurangan dan menjadi keributan seperti sekarang ini. Apakah dongeng ini benar atau tidak, yang unik adalah pola pikirnya untuk menciptakan sebuah sistim informasi yang sederhana. Hal-hal ini yang barangkali bakal ramai menjadi ajang perdebatan pro dan kontra dimasa mendatang. Asal maksudnya untuk belajar, maka apapun perdebatannya akan menjadi usaha yang positif dan arif. Selamat jalan pak Harto !</p>
<p>http://biangpenasaran.blogspot.com/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://advance-advice.com/blog/2008/02/03/matematika-ala-pak-harto-melakukan-prediksi-produksi-gabah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
